Hadir di Kendari, ‘Sajian Sulawesi’ Bukan Sekedar Rumah Makan Biasa

Rumah Makan Sajian Sulawesi (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Rumah Makan Sajian Sulawesi (Foto: IST)

Potretsultra

KENDARI – Rumah makan ‘Sajian Sulawesi’ kini hadir di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan menawarkan aneka jenis makanan khas Sulawesi.

Pemilik rumah makan Sajian Sulawesi, La Ode Munafar menjelaskan, rumah makan yang baru dilaunching pada 1 Ramadhan tahun 2019 itu mampu menyajikan 20 jenis ikan Sulawesi Tenggara. Kata dia, pihaknya memberikan jaminan dalam menghadirkan ikan-ikan yang segar dalam sajiannya.

“Jadi di Sajian Sulawesi ini kita berani menyajikan lebih dari 20 jenis ikan, dan kita jamin ikannya segar dan murah,” jelas Munafar saat ditemui Potretsultra.com di rumah makan Sajian Sulawesi, Jumat Malam (24/5/2019).

La Ode Munafar yang juga dikenal sebagai pencetus gerakan Indonesia Tanpa Pacaran itu juga mengatakan, di rumah makan Sajian Sulawesi menawarkan aneka makanan khas tradisional Bumi Anoa seperti Sinonggi, Kasoami, dan sebagainya. Tidak hanya itu, lanjutnya, Sajian Sulawesi juga menyajikan aneka kerang-kerangan, kepiting, dan udang.

“Nah kemudian makanan-makanan tradisional juga ada disini seperti sinonggi, kasoami dan lain-lain, kemudian kerang-kerangan, kepiting, udang, itu ada semua,” katanya.

“Jadi kita memang melakukan pendekatan yang benar-benar rasa orang Sulawesi,” tambahnya.

Pemilik RM Sajian Sulawesi, La Ode Munafar Saat Menyajikan Makanan (Foto IST)

Pemilik RM Sajian Sulawesi, La Ode Munafar Saat Menyajikan Makanan (Foto IST)

Penulis 60 judul buku ini mengakui bahwa makanan-makanan khas Sulawesi tak kalah bersaing dengan jenis makanan di daerah lain, seperti di Jawa. Bahkan, Munafar merasa optimis bahwa makanan khas Sulawesi bisa go Nasional.

“Menurut saya makanan Sulawesi itu kalau dipoles dengan bagus bisa bersaing  ke skala nasional,” terangnya.

“Saya punya rencana ini akan mempopulerkan sajian sulawesi ke daerah-daerah Jawa sana, karena kalau kita bicara rasa tidak kalah bersaing malah enak sekali menurut saya,” tambahnya.

Potretsultra

Di rumah makan Sajian Sulawesi ini, lanjut Munafar, menawarkan makanan yang harganya cukup terjangkau. Dengan uang hanya Rp 20 ribu saja sudah dapat nasi, ikan, dan lalapannya. Untuk makanan khas seperti sinonggi saja, kata Munafar, hanya diberi harga Rp 5 ribu.

“Orang kan biasanya masuk ke restoran besar itu khawatir makanannya mahal, nah kita memang justru memberikan harga yang murah, dan itu kita belum buat promo,” ujarnya.

“Jadi harganya itu cocok di semua kalangan, dan ini mahasiswa sudah banyak yang mengenal,” sambungnya.

Untuk di bulan Ramadhan, kata pemilik Gaul Fresh ini, rumah makan Sajian Sulawesi buka dari jam 3 sore hingga jam 10 malam. Sedangkan untuk di luar bulan Ramadhan, rumah makan yang beralamat tak jauh dari Bundaran Anduonohu Kota Kendari itu akan buka dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam.

“Selesai lebaran baru kita normalkan dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam,” katanya.

Trainer muda itu juga menjelaskan, dirinya mengkonsep Sajian Sulawesi tersebut tidak hanya sekedar rumah makan yang menyajikan makanan yang enak dan lezat. Namun pula Sajian Sulawesi menghadirkan syiar kebaikan lewat rumah makan.

“Saya ingin yang lebih dari sekedar rumah makan, yaitu ada syiar kebaikan disini, makanya disini saya menyiapkan buku-buku dan menyaipkan foto-foto islami, dan juga selalu tiap hari Jumat kita ada buletin-buletin yang disimpan disini,” jelasnya.

Buku-Buku Islami yang Terpajang di Meja Makan Sajian Sulawesi (Foto: IST)

Buku-Buku Islami yang Terpajang di Meja Makan Sajian Sulawesi (Foto: IST)

Selain memajang gambar-gambar islami dan menyajikan buku, sambung Munafar, kajian-kajian rutin akan selalu diprogramkan minimal seminggu sekali. Kata dia, nilainya adalah kita ingin memberikan syiar kebaikan, bahwa makanan itu yang tidak hanya zat halal nya juga tapi kita hadirkan juga nilai dakwahnya.

“Jadi kita melakukan pendekatan islami, tapi juga melakukan pendekatan budaya, dan dua pendekatan itu saya yakin suatu saat nanti rumah makan ini akan populer di Kendari,” harapnya.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *