Dua Tokoh Kelahiran Buton Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Keterangan Gambar : Presiden Joko widodo dan Wapres Maruf Amin Sedang Melihat Foto Oputa Yi Koo

Potretsultra

BUTON – Presiden RI Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional 2019 kepada 6 tokoh di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (8/11) siang.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional 2019 diantaranya asal Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Almarhum Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi “Oputa Yi Koo”. Ia merupakan Sultan Buton ke-XX (1750-1752) dan ke-XXIII (1760-1760).

Menurut Ketua Forum Komunikasi Pemuda (FKP) Buton, Muhammad Risman bahwa selain Oputa Yi Koo, ada pula tokoh Pahlawan Nasional lain yang juga merupakan kelahiran Buton. Dia adalah Muhammad Jasin.

“Berbicara Pahlawan Nasional, dari Buton itu sudah ada dua. Pertama Muhammad Jasin yang dikenal dengan sebutan Bapak Brimob Polri dan kedua Oputa Yi Koo yang tadi siang baru dianugerahkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi,” ujar Risman.

Tetapi untuk yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, lanjut Risman, baru pertama Oputa Yi Koo. Ini yang harus diapresiasi oleh seluruh masyarakat Sultra kepada Pemprov, Pemkot Baubau dan para tim pengusulan dari daerah.

Sebagai pemuda Buton, kata Risman, penganugerahan kedua tokoh Buton sebagai Pahlawan Nasional diharapkan mampu memberikan semangat juang kepada generasi Buton. Menurutnya, perjuangan mereka demi membela NKRI, saat ini sudah dikenang sepanjang masa.

“Semoga ini menjadi sprit perjuangan kepada setiap generasi Buton yang berada dimanapun untuk benar-benar yang diperjuangkan sangat diutamakan kepentingan orang banyak, tidak merugikan daerah,” harapnya.

“Para pendahulu kita sudah memberikan contoh teladan atas semangat perjuangan untuk membela NKRI,” sambungnya.

Ditambahkannya, filsafat para leluhur Buton sangat jelas menanamkan “Bolimo Karo Sumanamo Lipu, artinya jangan dulu pribadi utamakan kepentingan umum”. Hal itu, mungkin yang menjadi spirit mereka tokoh Buton dapat dianugerahkan sebagai Pahlawan Nasional.

Diketahui, Komjen (purn) Dr. H. Muhammad Jasin (lahir di Baubau, Sulawesi Tenggara, 9 Juni 1920 – meninggal di Jakarta, 3 Mei 2012 pada umur 91 tahun). Sosok kelahiran Sulawesi atas pengabdian kepada Kepolisian RI yang mendirikan Korps Brimob pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, Jawa Timur sehingga dianugerahkan gelar Pahlawan Nasional, pada tahun 2015 oleh Ir. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia.


Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *