DPRD Kendari Janji Perjuangkan Nasib Honorer K2

Ketua DPRD Kota Kendari Subhan
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Kendari Subhan

KENDARIDewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari berjanji  akan memperjuangkan nasib tenaga honorer kategori dua (K2) dari kesejateraanya dalam bidang pendidikan.

Ketua DPRD Kendari Subhan menjelaskan bahwa,pembahasan dan kebijakan pengangkatan honorer K2 adalah kebijakan Pemerintah pusat dan aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB RI).

Dengan adanya dengan revisi UU ASN.lanjutnya, dapat memberikan solusi kepada Honorer K2 untuk menjadi PNS, Karena yang menjadi pertimbangan pengabdian dan lama waktu yang digunakan untuk mengabdi kepada negara.Honorer K2 harus mengikuti seleksi seusai ketentuan yang diatur

“Pengabdian honorer K2 yang sudah lama mengabdi.Idealnya harus mendapatkan honor yang lebih untuk meningkatkan kesejahteraannya,”ujar Subhan,10 Jumat (11/1/2020)

Jika memang masih Subhan,memungkinkan tenaga K2 bisa mendapat honor dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik dan dari Pemkot untuk menunjang kesejahteraan mereka.

“Makanya kita akan tindaklanjuti dengan pertemuan dengan mitra Komisi DPRD dan akan ditindaklanjuti dengan konsultasi ke kementrian dan DPRI tentang kemungkinan itu bisa dilakukan, sambil menunggu revisi UU mereka juga bisa mendapatkan honorer sesuai UMR Kota Kendari,” tegas Subhan.

Sementara Ketua Komisi III Rajab Jinik mengusulkan,kedepannya DPRD dapat bersama OPD terkait menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mencarikan solusi bagaimana kesejahteraan honorer K2 dapat lebih ditingkatkan.

“Kalau misalnya ada subsidi Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana Bos) mungkin ini yang akan kita diskusikan lebih jauh,” terangnya.

Perlu diketahui jumlah honorer K2 sekitar 500.Dalam kesempatan tersebut, DPRD yang diwakilkan oleh Ketua DPRD,Kendari, Subhan dan Ketua Komisi III, Rajab Jinik,seorang guru honorer mengadu telah mengabdikan dirinya sejak 1992 diusianya yang saat ini telah beranjak 58 tahun, namun tak kunjung diangkat sebagai ASN.

Laporan:La Ismeid 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *